Dinsdag 11 Februarie 2014

7 PENYAKIT ANEH YANG SERING DIALAMI PARA WANITA ...



Berdasarkan sebuah survey selama beberapa tahun terakhir, ditemukan indikasi beberapa penyakit aneh yang sering dan biasanya dialami oleh wanita. Karena tergolong berbahaya dan belum banyak diketahui, mengakibatkan penyakit aneh ini susah untuk diobati

1. Nangisuitis (Akibat terlalu sensitif.) ....

Gejalanya : bibir cemberut, mata kedip-kedip.
Efek samping : mata bengkak, saputangan banjir, hidung meler, bawaannya ngurung diri atau terkena penyakit Curhatitis A.

Penyakit ini bisa diobati dengan obat "Tegaridol, OBH (Obat Berhati Hamba)".

2. Curhatitis ...

Gejala: Bawaannya pengen nyerocos)
Efek samping : rahasia orang bisa bocor,terkena Nangisuitis.

Penyakit ini bisa diarahkan positif jika ia bercuhatitisnya ke orang yang tepat, apalagi sama Pemilik 'Arsy Yang Agung.

3. Shooping Syndrome ...

Gejalanya : Pingin jalan2 terus, mata melotot lihat barang2 bagus.
Efek samping :lidah ngiler, mulut menganga, dompet jadi tipis.

Jika sudah masuk stadium 4 (parah banget) menyebabkan utangisme teman, bahkan dompet zauji (suami) ikut tipis. Coba minum "hematcold" atau tablet "PD(Pengendalian Diri)".

4. Cerewetisme ...

Gejala: Lebih parah dari Curhatitis B, tidak mengandung titik koma.
Efek samping : muncrat, telinga tetangga jadi sombong, teman sekitar jadi sumpek, serta dada zauji (suami) bisa jadi lebih halus karena sering mengelus.

Disarankan Pengobatannya dengan cara cepat-cepat makan pil "dengar" dan minum tablet merek "bicara lebih diperlambat".

5. Lamanian Dandanitositis ....

Gejala: Pinginnya diem depan cermin. Tangan kiri gatel-gatel pingin pegang sisir, tangan kanan kram-kram pingin teplok-teplok pipi pake bedak. kalau pake hijab/jilbab serba salah..kurang gini...kurang gitu... pinginnya disetrika melulu..sampai lungset.

Efek samping: menor, telat kuliah/ kajian/kerja, anak dan zauji jadi berkarat, ketinggalan kereta.

Minum segera Sari Bawak (Bagi Waktu) dan Taperi (tambah percaya diri). Buat teman, zauji/ anak minum "Toleransikipil" 230 sendok sehari sesudah dan sebelum mandi.

6. Cemburunotomy ....

Gejala : muka lonjong, tangan mengepal, alis menukik.
Efek samping : barang barang bisa hancur,

Coba cegah dengan obat sirup "prasangka baik" tiga sendok sehari, "Pil pengertian" dan tablet "selidiki dahulu".

7. Ngambekilation ...

Gejala hampir sama dengan Cemburubotomy. Minum "Sabaron dan Bersyukurinis"

======
-- Senyum Ringan Sejenak Tuk Penyegar Semangat --

Marilah kita berdoa, bermunajat kepada Allah. Semoga Allah mengampuni kita, dan menghapuskan kita dari segala dosa yang telah lalu.

Ya Allah,
Ampunilah semua dosa-dosa kami, baik sengaja atau pun tidak, berkahilah kami, ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu agar kami senantiasa dekat kepada-Mu hingga akhir hayat.

Aamiin ya Rabbal'alamin

(Cantumkan jika ada doa khusus, agar kami para jamaah bisa mengaminkannya)

Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.

Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca tausiah ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang membaca dan membagikan tausiah ini.

Aamiin ya Rabbal'alamin

Waspada, Tanda Anda Terkena Serangan Jantung



Serangan jantung seringkali digambarkan dengan rasa nyeri di dada sebelah kiri, sesak napas hingga pingsan mendadak. Tapi, terutama pada wanita, serangan jantung bisa terjadi dengan proses lambat, bahkan berminggu-minggu. 
Ini mengapa penanganan penyakit jantung sering kali terlambat. 


Seperti dikutip Health, berikut gejala-gejala gangguan jantung yang sering tersamar:

Mual

Mual dan muntah bukan sekadar gangguan pencernaan bila disertai dengan sesak napas, keringat dingin atau nyeri di dada atau punggung.

Sesak napas

Sangat sulit membedakan rasa panik dan serangan jantung karena keduanya memiliki gejala sama. Bedanya: panik terjadi karena stres dengan disertai gemetar selama kurang lebih lima menit. Sementara gejala serangan jantung pada wanita terjadi perlahan dan berlangsung lama.

Nyeri rahang

Saat serangan jantung terjadi, rasa sakit juga merambat ke rahang. Ini karena saraf yang melekat pada rahang terletak dekat jantung. Jika rahang terasa sakit terus menerus, mungkin ada kaitannya dengan masalah gigi. Namun, jika muncul-hilang, itu lebih berhubungan dengan jantung.

Kelelahan

Rasa cepat lelah menandakan bahwa aliran darah ke jantung mengalami gangguan. Jika hanya melakukan aktivitas sepele dan Anda merasa lelah, segera konsultasikan ke dokter.

Bagaimana serangan jantung terjadi?

Serangan jantung kerap dipicu oleh penumpukan lemak atau plak di arteri koroner jantung. Ketika plak menjadi kental dan keras, muncul aterosklerosis--bentuk penyakit jantung paling umum.

Aterosklerosis memblokir aliran darah dan oksigen ke jantung hingga menyebabkan serangan. Faktor risikonya adalah riwayat keluarga, tekanan darah tinggi dan atau kolesterol, obesitas, merokok, tingkat stres tinggi dan gaya hidup tak sehat.

Penyebab lainnya: pembekuan darah dan pecahnya pembuluh darah di jantung yang lazim terjadi di usia 30-50 tahun.

Tidur dengan posisi miring memperparah penyakit glukoma?

Merdeka.com - Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Korea Selatan, disebutkan bahwa pasien glukoma yang tidur dengan posisi miring di salah satu sisi dapat memperparah penyakit glukoma yang diderita.


Glukoma adalah salah satu penyakit yang menyerang saraf optik mata yang disebabkan oleh peningkatan tekanan dari dalam bola mata. Tekanan ini dapat disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah tingginya tekanan darah di saraf mata yang dapat merusak saraf mata. 

Penelitian yang dipimpin oleh Dr Kyoung Nam Kim, salah seorang peneliti di departemen Ophthalmology di rumah sakit Chungnam National University di Daejeon ini melibatkan 132 pasien glukoma. Penelitian ini meneliti tentang seberapa besar efek posisi tidur pada penyakit glukoma. Hasilnya, sekitar 71% pasien yang glukomanya semakin parah ternyata lebih suka tidur dalam posisi miring.

"Posisi miring dapat menyebabkan tekanan di dalam bola mata yang membuat penyakit ini semakin parah. Sayangnya, sangat sulit untuk mengontrol posisi tubuh kita ketika kita tertidur," jelasnya.

Menurut organisasi kesehatan dunia atau WHO, glukoma adalah penyebab kebutaan kedua setelah katarak. Penyakit ini akan menurunkan kemampuan penglihatan penderitanya hingga dapat berakhir menjadi kebutaan.

Setelah terbentur, pria ini justru sembuh dari buta warna

Merdeka.com - Ketika seseorang terbentur di kepala, seringkali mereka khawatir akan mengalami efek samping yang buruk, seperti gegar otak atau lainnya. Namun hal ini tak terjadi pada Richard Riggs, seorang pria berusia 70 tahun asal Washington, Amerika.



Seumur hidupnya, Riggs adalah seorang dengan kelainan buta warna. Namun semua itu berubah setelah kepalanya terbentur saat terjatuh di lantai beberapa minggu yang lalu. Setelah terbentur, pria ini justru sembuh dari buta warna dan bisa melihat semua warna seperti orang normal lainnya.

"Aku seperti melihat dunia yang benar-benar berbeda," ungkap Riggs, seperti dilansir oleh NY Daily News (18/01).

Riggs mengaku bahwa hal tersebut adalah hal terbaik yang terjadi pada dirinya. Dia terbangun keesokan harinya dan langsung melihat warna-warna yang tak pernah dilihatnya sebelumnya. Sejak kecil RIggs didiagnosis menderita buta warna merah-hijau. Ini berarti dia hanya bisa melihat dengan warna yang terbatas. Dia tak bisa membedakan warna rambut kakeknya dengan warna rambu lau lintas.

"Orang tuaku memperlihatkan pelangi padaku dan aku sama sekali tak tertarik. Apa menariknya? Semuanya berwarna oranye," ungkapnya.

Pria yang bekerja sebagai guru musik itu kini bisa melihat berbagai macam warna. Sebelumnya buta warna tak diketahui memiliki obat yang bisa menyembuhkannya. Karena itu Riggs saat ini menjalani perawatan sekaligus pemeriksaan.

Dokter berharap menemukan penyebab Riggs bisa melihat warna kembali untuk menolong pasien lain yang mengalami buta warna. Riggs mengaku akan berhati-hati agar tak terjatuh lagi, agar semua warna yang dilihatnya tak hilang dan kembali menjadi buta warna.

Setelah kesetrum, muncul 'bintang' di mata pria ini!

Merdeka.com - Seorang tukang listrik berusia 42 tahun dari California mengalami hal yang unik setelah tersetrum listrik saat bekerja. Setelah merasakan aliran listrik di sekujur tubuhnya, tiba-tiba saja muncul katarak pada matanya. Uniknya, katarak tersebut berbentuk bintang.


Saat itu, pundak kiri pria tersebut terkena tegangan listrik 14.000 volts. Listrik segera mengalir ke seluruh tubuhnya, termasuk di bagian saraf penglihatan. Hal inilah yang kemungkinan menyebabkan munculnya katarak berbentuk bintang pada mata pria tersebut.

"Saraf penglihatan memiliki fungsi yang sama dengan kabel untuk mengalirkan listrik. Pada kasus ini, aliran listrik ekstrem yang mengalir ke tubuh juga merusak saraf mata itu sendiri," ungkap Dr Bobby Korn, yang merawat pria tersebut, seperti dilansir olehHuffington Post (22/01).

Empat minggu setelah kesetrum, dokter melakukan pemeriksaan lagi pada pasien tersebut. Dokter menemukan bahwa pada mata pasien tersebut muncul katarak yang berbentuk bintang, di kedua matanya. Katarak itu menutupi lensa mata pria tersebut.

Katarak pada lensa mata pria ini berbentuk bintang
Korn tak yakin bagaimana katarak pria itu bisa berbentuk bintang. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kerusakan pada lensa akibat sengatan listrik tampak seperti gelembung di pinggir mata yang disebut vacuiles. Gelembung tersebut kemudian berubah menjadi coalesce dan berbentuk bintang.

Empat bulan setelahnya pria tersebut menjalani operasi untuk menghilangkan katarak dan melakukan implan lensa mata baru. Saat ini matanya pun bisa berfungsi dengan baik. Namun kerusakan pada saraf optiknya masih mengganggu penglihatannya dan tak bisa memberikan penglihatan yang normal 100 persen.

Korn menjelaskan bahwa mata seperti kamera. Ketika kerusakan ada pada lensa, bisa diganti dengan lensa baru. Namun jika yang rusak adalah film-nya, maka gambar yang ditangkap tak bisa bagus selamanya.

Pakai kacamata atau lensa kontak, mana yang lebih baik?

Merdeka.com - Lensa kontak dan kacamata sama-sama memiliki fungsi untuk membuat penglihatan seseorang menjadi lebih baik dan bisa digunakan secara optimal. Kebanyakan orang dengan senang hati membuang kacamata mereka untuk terlihat lebih menarik dengan lensa kontak. Selain itu, menggunakan kacamata memang terus-terusan memang bisa melelahkan.


Namun pilihan antara lensa kontak dan kacamata tak sekedar urusan penampilan. Anda juga harus memperhatikan sisi kesehatan ketika memilih untuk menggunakan lensa kontak atau kacamata. Beberapa dokter menyarankan kacamata karena lensa kontak akan membuat mata kering. Namun di sisi lain, lensa kontak juga membuat penampilan lebih natural.

Daripada bingung, sebaiknya perhatikan beberapa sisi positif dan negatif antara lensa kontak dan kacamata berikut ini, seperti dilansir oleh Boldsky (26/05/13).

1. Menghalangi pandangan
Lensa kontak tak akan menghalangi pandangan Anda karena melekat pada bola mata. Anda bisa melihat dunia dari berbagai sudut tanpa merasa terhalangi. Tak seperti kacamata yang seolah memberikan 'bingkai' pada kemampuan mata Anda. Meski begitu, karena alasan yang sama, kacamata menjadi lebih sehat dan tak berisiko jika dibandingkan dengan lensa kontak yang menempel langsung pada mata.

2. Kacamata melindungi mata dari cahaya langsung
Saat ini banyak orang yang menghabiskan banyak waktu mereka di depan komputer. Jika Anda salah satunya, menggunakan kacamata bisa lebih bermanfaat daripada lensa kontak. Karena kacamata akan melindungi mata Anda terhadap radiasi cahaya langsung dari layar komputer. Sementara jika Anda terlalu banyak menggunakan komputer, lensa kontak tak bisa membantu dan justru membuat mata Anda semakin mudah kering.

3. Mata kering
Karena menempel pada mata, lensa kontak akan menghalangi oksigen masuk ke mata Anda. Hal ini menyebabkan mata kering dan bisa berubah merah serta diikuti rasa gatal. Jika Anda menggunakan lensa kontak dalam waktu lama, terutama ketika menggunakan komputer atau dalam ruangan ber-AC, mata Anda akan menjadi kering dan mudah mengalami iritasi.

4. Untuk bepergian
Sulit untuk memilih mana yang lebih baik digunakan saat bepergian. Kacamata akan basah dan terkadang juga berkabut jika Anda kehujanan atau terkena uap. Sementara lensa kontak lebih baik dalam hal ini. Namun jika Anda bepergian dengan mengendarai motor atau sepeda, lensa kontak akan berkemungkinan terasa mengganjal dan terkena debu. Dalam hal penyimpanan, lensa kontak membutuhkan perawatan yang lebih ribet daripada kacamata saat bepergian.

Sebenarnya memang cukup sulit untuk memilih salah satu dari dua alat ini. Kombinasi keduanya bisa menjadi salah satu pilihan. Jadi Anda bisa menggunakan kacamata ketika memakai komputer atau bekerja agar mata tak kering, dan lensa kontak di kesempatan lain. Bagaimana dengan Anda, apakah akan memilih lensa kontak atau kacamata?